Monday, 4 May 2015

Cara-Cara Pencegahan Korosi Besi

Korosi menimbulkan banyak kerugian mengurangi umur berbagai barang atau bangunan yang menggunakan besi atau baja. Sebenarnya korosi dapat di cegah dengan mengubah besi menjadi baja tahan karat (stainless steel). Akan tetapi, proses ini terlalu mahal untuk kebanyakan pengguna besi.


1.       Mengecat.
Jembatan, pagar dan railing biasanya dicat. Cat menghindarkan kontak besi dengan udara dan air.

2.       Melemuri dengan Oli atau Gemuk.
Cara ini diterapkan untuk berbagai perkakas dan mesin. Oli dan gemuk mencegah kontak besi dengan air.

3.       Di Balut dengan Pelastik.
Berbagai macam barang, misalnya rak piring dan keranjang sepeda di balut dengan plastic. Plastic mencegah kontak besi dengan udara dan air.

4.       Tin Planting (Pelapisan dengan timah).
Kaleng-kaleng kemasan terbuat dari besi yang dilapisi dengan timah. Pelapisan dilakukan secara elektrolisis, yang disebut electroplanting.

5.       Galvanisasi (Pelapisan dengan Zink).
Pipa besi, tiang telephone, badan mobil,dan berbagai barang lain dilapisi dengan zink. Berbeda dengan timah, zink dapat melindungi besi dari korosi sekalipun lapisannya tidak utuh.

6.       Cromium Planting (pelapisan dengan kromium).
Besi atau baja juga dapat dilapisi dengan kromium untuk member lapisan pelindung yang mengkilap, misalnya untuk bumper mobil.

7.       Sacrificial Protection (Pengorbanan Anode).
Magnesium adalah logam yang jauh lebih aktif (berarti lebih mudah berkarat) dari pada besi. Jika logam magnesium dikontakkan dengan besi, maka magnesium itu akan berkarat tetapi besi tidak.


No comments:

Post a Comment